50 Program Orde baru atau dimasa pemerintahan Presiden Soeharto yang berhasil Bagian 1
Berikut adalah 10 program pemerintahan Presiden Soeharto di era Orde Baru yang dianggap berhasil dan memiliki dampak signifikan terhadap pembangunan Indonesia:
Pelita (Pembangunan Lima Tahun)
- Program ini merupakan rencana pembangunan nasional jangka panjang yang terdiri dari lima tahapan Pelita. Fokus utamanya adalah memperkuat sektor pertanian, industrialisasi, dan infrastruktur. Program ini berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan penurunan angka kemiskinan.
Revolusi Hijau
- Salah satu program pertanian yang berhasil meningkatkan produksi pangan, terutama beras, melalui penggunaan teknologi modern, seperti bibit unggul, pupuk, dan sistem irigasi. Hasilnya, Indonesia sempat mencapai swasembada pangan pada tahun 1984.
Program Keluarga Berencana (KB)
- Program ini bertujuan untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk Indonesia. Dengan kampanye yang kuat dan dukungan infrastruktur kesehatan, program KB sukses menurunkan tingkat kelahiran dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya perencanaan keluarga.
Inpres (Instruksi Presiden)
- Program ini meliputi berbagai sektor, seperti pendidikan (Inpres Sekolah Dasar), pembangunan infrastruktur, dan kesehatan. Program Inpres Sekolah Dasar berhasil memperluas akses pendidikan dasar dengan membangun ribuan sekolah di seluruh Indonesia.
Repelita (Rencana Pembangunan Lima Tahun)
- Repelita adalah rencana pembangunan ekonomi yang bertujuan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkesinambungan, dengan fokus pada industrialisasi, pengentasan kemiskinan, dan pembangunan infrastruktur.
BUMN (Badan Usaha Milik Negara)
- Di bawah pemerintahan Soeharto, banyak perusahaan milik negara didirikan untuk mengelola sektor-sektor strategis seperti minyak, gas, listrik, dan transportasi. BUMN membantu menggerakkan ekonomi nasional serta menciptakan lapangan kerja.
Transmigrasi
- Program transmigrasi bertujuan untuk meratakan distribusi penduduk dengan memindahkan warga dari daerah padat seperti Jawa ke wilayah-wilayah kurang padat seperti Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Program ini juga membantu mengurangi tekanan penduduk di Pulau Jawa dan mendorong pembangunan di luar Jawa.
Gerakan Wajib Belajar
- Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap anak Indonesia mendapatkan pendidikan dasar. Upaya ini berhasil meningkatkan angka partisipasi sekolah di seluruh Indonesia, terutama di daerah pedesaan.
Stabilisasi Ekonomi
- Di awal pemerintahan Soeharto, Orde Baru berhasil mengatasi hiperinflasi yang terjadi pada pertengahan 1960-an. Melalui kebijakan moneter yang ketat dan bantuan dari lembaga internasional, Orde Baru berhasil menurunkan inflasi dan menstabilkan ekonomi Indonesia.
Kelompencapir
- Program ini mempertemukan petani dan nelayan dari berbagai daerah untuk berbagi pengetahuan dan informasi seputar teknologi pertanian. Melalui media dan kompetisi, Kelompencapir berhasil meningkatkan kapasitas dan pengetahuan petani tentang pertanian modern.
Program-program tersebut memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan ekonomi, sosial, dan infrastruktur di Indonesia pada era Orde Baru. Meski banyak yang menganggap keberhasilan ini signifikan, beberapa di antaranya juga dikritik karena dampak jangka panjang yang terkait dengan ketimpangan sosial dan masalah lingkungan